Artikel ini merupakan bagian dari seri Belajar Golang Dari Dasar

Nil

Nil merupakan sebuah data yang kosong (tidak bernilai). Dalam bahasa pemrogaman lain, suatu objek yang belum diinisialisasi biasanya akan secara otomatis bernilai null atau nil. Namun, Golang memiliki perilaku yang berbeda. Saat kita membuat sebuah variable dengan tipe data tertentu, variable tersebut tidak diisi dengan null atau nil, melainkan berisi default value untuk tipe data yang digunakan. Misalnya, ketika kita membuat variable dengan tipe data string maka variable tersebut secara otomatis akan berisi string kosong. Nil hanya bisa digunakan pada beberapa tipe data, yaitu interface, map, slice, pointer, function, dan channel.

Berikut ini contoh penggunaan nil:

package main

import "fmt"

func NewMap(name string) map[string]string {
	if name == "" {
		return nil
	}
	return map[string]string{"name": name}
}

func main() {
	user := NewMap("")

	if user == nil {
		fmt.Println("Kosong")
	} else {
		fmt.Println(user)
	}

  // contoh kalau tanpa menggunakan nil
	if user["name"] == "" {
		fmt.Println("Kosong")
	} else {
		fmt.Println(user)
	}
}

Berikutnya: #33: Error Interface

Tags: #golang #nil
Bagikan:

Ingin Berdiskusi?

Yuk bergabung di Grup Telegram Ruang Developer atau mulai diskusi melalui GitHub. See You!

comments powered by Disqus

Berlangganan Gratis

Kamu akan menerima email update dari Ruang Developer

Beri Dukungan

Beri dukungan, dapatkan full source code project web untuk bahan referensi, tiru, dan modifikasi.

Lightbox